- Pemerintah Pastikan Pasokan Energi dan Bahan Pangan Tercukupi Pada Momen Lebaran 2026
- Pemerintah Berlakukan Pembatasan Media Sosial Pada Anak di Bawah Umur
- TNI-Polri Berhasil Acak-Acak Markas KKB, dan Amankan Ratusan Peluru Serta Uang Puluhan Juta Rupiah
- KPK Sebut Kasus Korupsi Bea dan Cukai Menjadi Biang Kerok Tingginya Peredaran Rokok Ilegal
- IAS Group Bantu Percepatan Pemulihan Pasca Bencana Sumatera dan Aceh
Studi terbaru yang didapatkan dari negara Amerika Serikat
Beritaterkini.biz – Studi terbaru yang didapatkan dari negara Amerika Serikat menyatakan bahwa seks anal juga bisa meningkatkan resiko terkena penyakit inkontinensia, bukan hanya meningkatkan resiko wasir dan kanker saja.
Arti dari penyakit Inkontinensia adalah gangguan yang bisa menyebabkan kerusakan pada otot anus sehingga membuat anus tersebut tidak lagi bisa berfungsi dengan baik, akibat dari penyakit tersebut bisa membuat orang tanpa sadar bisa buang air besar dan tidak bisa ditahankan lagi.
Dari penelitian 6.150 pasipan oleh Dr Alayne Markland dari University of Alabama di Birmingham, mengatakan bahawa dari 37 persen wanita dan 5 persen pria pernah melakukan seks anal minimal satu kali.
Sementara persen untuk terkena penyakit inkontinesia lebih banyak didapat hingga tiga kali lipat dari wanita adalah pria yang berhubungan seks dengan pria atau di sebut dengan HOMO, sedangkan untuk perempuan persen yang didapatkan adalah 50 persen untuk terkena penyakit inkontinensia.
Dr Alayne Markland mengatakan bahwa penelitian yang dilakukan tidak bisa melihat peningkatan resiko inkontinensia karena berhubungan seks anal, yang harus di teliti lebih dalam lagi adalah apabila melakukan seks anal satu atau dua kali bisa sama resikonya dengan seks anal secara rutin?.
Penilitian ini bisa sangat bermanfaat bagi buat kalangan homoseksual ataupun kalangan heteroseksual, yang disebutkan oleh Wlliam Whitehead, direktur Center for Functional GI and Motility Disorders, University of North Carolina at Chapel Hil, praktek untuk seks anal kali ini sangat sering dilakukan bukan hanya untuk kaum gay ataupun homo yang sangat beresiko.
“Jangan pernah anggap enteng dengan pendaharan ataupun rasa sakit pada anus, karena itu bisa saja menjadi kondisi yang sangat serius, sebaiknya hindari hubungan seks yang dilakukan pada anus atau yang disebut dengan rektum”tungkasnya.
Penelitian ini diterbitkan di American Journal of Gastroenterology.
Very interesting info!Perfect just what I was searching
for!Raise your business
… [Trackback]
[…] There you will find 69305 more Information to that Topic: beritaterkini.biz/studi-terbaru-yang-didapatkan-dari-negara/ […]
… [Trackback]
[…] Information on that Topic: beritaterkini.biz/studi-terbaru-yang-didapatkan-dari-negara/ […]
… [Trackback]
[…] Information to that Topic: beritaterkini.biz/studi-terbaru-yang-didapatkan-dari-negara/ […]
… [Trackback]
[…] Read More Info here on that Topic: beritaterkini.biz/studi-terbaru-yang-didapatkan-dari-negara/ […]
… [Trackback]
[…] Read More on to that Topic: beritaterkini.biz/studi-terbaru-yang-didapatkan-dari-negara/ […]
… [Trackback]
[…] Read More Info here to that Topic: beritaterkini.biz/studi-terbaru-yang-didapatkan-dari-negara/ […]
… [Trackback]
[…] Find More on that Topic: beritaterkini.biz/studi-terbaru-yang-didapatkan-dari-negara/ […]
… [Trackback]
[…] Read More Information here on that Topic: beritaterkini.biz/studi-terbaru-yang-didapatkan-dari-negara/ […]
… [Trackback]
[…] Here you will find 54240 additional Information to that Topic: beritaterkini.biz/studi-terbaru-yang-didapatkan-dari-negara/ […]
… [Trackback]
[…] Here you can find 60217 additional Info on that Topic: beritaterkini.biz/studi-terbaru-yang-didapatkan-dari-negara/ […]
… [Trackback]
[…] Here you will find 27550 more Information on that Topic: beritaterkini.biz/studi-terbaru-yang-didapatkan-dari-negara/ […]